happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
sport

Panjat Tebing Indonesia Dapat Dukungan Pemerintah untuk Raih Emas Asian Games dan Olimpiade 2028

Jakarta – Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga panjat tebing di Indonesia. Dukungan ini meliputi program pembinaan atlet jangka panjang yang dirancang sebagai dasar menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Wahyu Pristiawan Buntoro, menekankan bahwa dukungan dari pemerintah menjadi faktor krusial dalam memastikan keberlanjutan pembinaan atlet nasional.

Ia menambahkan, FPTI berkomitmen untuk terus memajukan panjat tebing, tanpa memandang siapa yang sedang memimpin pemerintahan.

“Apapun rezim yang tengah berkuasa, tidak ada alasan untuk tidak mendukung olahraga panjat tebing,” ungkap Pristiawan pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Dukungan pemerintah ini sangat penting, mengingat FPTI sedang melaksanakan program pembinaan jangka panjang untuk mempersiapkan atlet menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Para atlet tidak hanya dipersiapkan untuk mencapai prestasi dalam waktu dekat, tetapi juga menjalani proses pembinaan berkelanjutan untuk bersaing di tingkat internasional.

Pristiawan menyatakan bahwa program pembinaan sempat mengalami kendala pada awal tahun 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran. Namun, situasi ini tidak berlangsung lama.

Pendanaan untuk program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang kembali dilanjutkan sejak pertengahan Agustus 2026. Dengan demikian, FPTI dapat melanjutkan program yang telah disusun dalam rangka persiapan menuju Olimpiade 2028.

“Pendanaan untuk program ini kembali berjalan dengan baik sejak pertengahan Agustus 2026,” jelasnya.

Program pelatnas jangka panjang merupakan bagian dari strategi FPTI untuk memberikan waktu pembinaan yang cukup bagi atlet-atletnya. Hal ini sangat penting mengingat persaingan untuk mendapatkan tiket Olimpiade 2028 diprediksi akan semakin ketat.

FPTI memproyeksikan tahun 2027 sebagai tahun yang sangat penting, dimana para atlet akan mulai menjalani rangkaian kualifikasi untuk Olimpiade. Oleh karena itu, pembinaan yang dilakukan sejak dini sangat diperlukan agar atlet memiliki kesiapan teknis dan pengalaman bertanding yang memadai.

Selain berusaha mendapatkan tiket dan meraih prestasi di Olimpiade Los Angeles, program ini juga diarahkan untuk menjaga regenerasi atlet panjat tebing Indonesia. FPTI ingin memastikan munculnya generasi atlet baru yang mampu mempertahankan posisi Indonesia di tingkat dunia.

Sebelum sepenuhnya fokus ke Olimpiade Los Angeles 2028, FPTI juga telah menyiapkan target untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Federasi ini menargetkan Indonesia dapat meraih dua medali emas dari cabang panjat tebing.

➡️ Baca Juga: Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol, Manajemen Sebutkan Penyebabnya Secara Resmi

➡️ Baca Juga: BGN Menegaskan Kebenaran Informasi Terkait MBG di Media Sosial dan Video

Related Articles

Back to top button