Doli Kurnia Tanggapi Hasyim Asy’ari: Pemecatan KPU Dua Kali Karena Sikap Munafik

Doli Kurnia, yang menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Hasyim Asy’ari, mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait isu yang mencuat baru-baru ini.
Hasyim Asy’ari sebelumnya mengkritik Doli, meminta agar ia tidak bersikap munafik mengenai dugaan adanya pasal selundupan dalam PKPU Nomor 19 Tahun 2023 yang berhubungan dengan syarat pencalonan Gibran Rakabuming Raka untuk Pemilu 2024.
Menanggapi hal ini, Doli menegaskan bahwa Hasyim sendiri menunjukkan sikap munafik, mengingat ia telah dipecat dari posisi di KPU sebanyak dua kali. Doli berpendapat, Hasyim seharusnya memberikan penjelasan mengenai proses pembahasan pasal tersebut, mengingat semua anggota Komisi II DPR hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang membahas isu ini dan sudah ada kesimpulan yang diambil.
“Saudara Hasyim sebenarnya sedang berbicara tentang dirinya sendiri. Ia tampaknya lupa bahwa ia sudah dipecat dua kali dari KPU karena sikap kemunafikannya,” ujar Doli di DPR RI pada hari Senin, 12 Oktober 2026.
Doli menekankan pentingnya penjelasan dari Hasyim untuk mengungkap kapan dan bagaimana ketentuan tersebut dibahas dalam forum rapat.
Awalnya, Doli memilih untuk tidak berkomentar mengenai polemik yang terjadi, meskipun ia memiliki sejumlah data yang siap disampaikan. Namun, setelah namanya disebut secara langsung, ia merasa perlu untuk memberikan klarifikasi.
“Karena saya sudah disebut secara pribadi, maka saya merasa perlu untuk menjelaskan. Jika ingin dibuka, mari kita buka,” ujarnya.
Selain itu, Doli juga menyoroti posisi Hasyim yang kini menjabat sebagai komisaris di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia mempertanyakan dasar pengangkatan Hasyim ke posisi tersebut.
“Tanyakan kepada dia, dari mana dia mendapatkan jabatan komisaris tersebut? Hadiah dari siapa?” tanya Doli.
Doli berpendapat bahwa Hasyim harus memberikan penjelasan mengenai alasan di balik penunjukannya sebagai komisaris, apalagi karena latar belakang Hasyim tidak berkaitan langsung dengan sektor perkebunan yang menjadi fokus perusahaan tersebut.
Lebih lanjut, Doli menyatakan bahwa ia telah meminta kepada pimpinan Komisi II DPR untuk segera mengadakan RDP bersama seluruh penyelenggara pemilu. Ia ingin forum tersebut menjadi tempat untuk mengungkap kronologi pembahasan pasal yang saat ini dipermasalahkan.
“Saya sudah meminta kepada rekan-rekan pimpinan Komisi II untuk segera menggelar RDP dengan semua penyelenggara pemilu. Kita perlu menunjukkan kepada publik mana yang benar-benar tidak selundupan dan mana yang diselipkan dalam pembahasan,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: Strategi Produktivitas Harian untuk Mempertahankan Fokus Kerja Sepanjang Hari
➡️ Baca Juga: Teuku Ryan Bukan Bapak Kandung Ressa Rizky Rosano, Ayah Saya Bukan Artis




