happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
OTOMOTIF

Mitsubishi Fuso Periksa 111 Ribu Unit Canter Terkait Masalah Teridentifikasi

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) baru-baru ini mengumumkan pelaksanaan kampanye perbaikan lapangan untuk Mitsubishi Fuso Canter Euro4. Program ini mencakup 111.195 unit yang diproduksi antara April 2022 dan Mei 2026, dan bertujuan untuk menangani permasalahan yang teridentifikasi.

Kampanye ini diluncurkan setelah KTB dan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) mengidentifikasi potensi masalah pada komponen sakelar lampu rem melalui pemantauan kualitas yang rutin dilakukan.

KTB menegaskan bahwa isu yang ditemukan hanya terkait dengan komponen sakelar lampu rem dan tidak mempengaruhi sistem pengereman secara keseluruhan.

Aji Jaya, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menyatakan bahwa langkah ini merupakan respons proaktif perusahaan setelah melakukan evaluasi kualitas dan mendengarkan masukan dari konsumen.

“Langkah proaktif ini kami ambil setelah melalui proses evaluasi berkala yang terukur dan juga menerima masukan dari para pelanggan kami,” jelas Aji Jaya di Jakarta pada 24 September 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan KTB dan MFTBC, ditemukan bahwa kontak internal pada sakelar lampu rem di sejumlah kendaraan berpotensi mengalami penurunan performa setelah digunakan dalam waktu tertentu.

Kondisi ini dapat menyebabkan lampu rem tidak berfungsi dengan baik. Namun, apabila terjadi masalah, lampu indikator peringatan akan menyala pada panel instrumen, sehingga pengemudi dapat mendeteksi kondisi tersebut lebih awal.

KTB menyebutkan bahwa akar permasalahan ini berkaitan dengan arus atau tegangan listrik yang berlebihan, yang dalam kondisi tertentu bisa meningkatkan suhu pada komponen sakelar lampu rem. Hal ini berpotensi memengaruhi fungsi lampu rem belakang.

Meskipun demikian, masalah ini tidak terkait dengan mekanisme pengereman kendaraan secara keseluruhan. KTB memastikan bahwa sistem pengereman dan komponen kendaraan lainnya tetap aman dan tidak terpengaruh.

Sebagai langkah pencegahan, KTB melakukan perbaikan spesifikasi dengan menambahkan relay serta sub-harness. Inovasi ini bertujuan untuk mengurangi beban listrik pada titik kontak sakelar dan meningkatkan daya tahan komponen tersebut.

Melalui kampanye perbaikan lapangan ini, komponen yang terdampak akan diperiksa dan diganti dengan komponen baru yang memiliki spesifikasi yang lebih baik.

“Keselamatan dan kenyamanan konsumen, serta pengemudi yang berada di jalan raya, tentu menjadi prioritas utama kami,” ungkap Aji Jaya.

➡️ Baca Juga: AHA Commerce Ekspansi ke Thailand untuk Terapkan Model E-Commerce Indonesia di Asia Tenggara

➡️ Baca Juga: Mahalini Menanggapi Pencatutan Namanya untuk Promosi Kontroversial Aldi Taher

Related Articles

Back to top button