Kirana Larasati Akhiri Kerja Sama dengan Brand Terkait Kasus Penipuan Investasi Emas

Kirana Larasati dan Jennifer Coppen baru-baru ini menjadi perhatian publik setelah namanya muncul dalam laporan mengenai dugaan penipuan investasi emas dan perak. Menanggapi berbagai keluhan yang muncul dari pelanggan, Kirana akhirnya memberikan klarifikasi dan mengungkapkan bahwa ia telah mengakhiri kerja sama dengan brand terkait pada tanggal 12 September 2026.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan, Kirana menjelaskan bahwa ia telah menghentikan semua aktivitas promosi setelah mengetahui adanya masalah yang dikeluhkan oleh konsumen. Ia juga menyebutkan bahwa tim hukum yang mewakilinya telah mengirimkan surat resmi untuk memutuskan kerja sama dengan perusahaan tersebut.
Kirana menegaskan bahwa relasinya dengan Nellava Bullion hanyalah bersifat profesional sebagai duta merek. Ia menjelaskan bahwa kerja sama tersebut hanya berlangsung selama sekitar dua bulan sebelum akhirnya diputuskan.
Dalam klarifikasinya, Kirana mengungkapkan bahwa keputusan untuk menghentikan kerja sama diambil setelah ia menjadi aware terhadap berbagai keluhan yang beredar mengenai brand tersebut. Ia pun segera menghentikan semua aktivitas promosi dan mengambil langkah untuk memutuskan kontrak melalui tim hukum yang ada.
“Setelah menerima berbagai keluhan serta isu yang berkembang, saya sudah menghentikan semua aktivitas promosi yang berkaitan dengan Nellava. Sejak tanggal 12 September 2026, tim kuasa hukum saya telah mengajukan surat pemutusan kerja sama kepada perusahaan tersebut,” ungkap Kirana Larasati dalam unggahannya di Instagram pada hari Sabtu (10/10/2026).
Kirana juga menjelaskan batasan tanggung jawabnya selama berkolaborasi dengan Nellava Bullion. Ia menyatakan bahwa perannya hanya sebatas sebagai wajah promosi dan tidak mencakup pengelolaan perusahaan atau kegiatan operasional lainnya.
Dalam pernyataannya, Kirana menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam pengelolaan dana pelanggan, transaksi pembelian, pengiriman barang, atau proses pengembalian uang.
Ia berharap masyarakat dapat memahami perbedaan antara perannya sebagai duta merek dan tanggung jawab pihak pengelola perusahaan. Namun, pernyataan tersebut merupakan penjelasan dari Kirana mengenai posisinya selama berkolaborasi dengan brand tersebut.
Di tengah perhatian publik yang tertuju padanya, Kirana menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan jika diperlukan oleh pihak berwenang. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak ingin berspekulasi atau menuduh pihak tertentu tanpa informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
➡️ Baca Juga: PP Properti Salurkan Keberkahan Ramadhan di Wilayah Operasional Bisnisnya
➡️ Baca Juga: 10 Profesi yang Rentan Terhadap AI dan Robot: Apakah Pekerjaan Anda Aman?




