Purbaya Siapkan Anggaran untuk Memperluas Program Bright Panel di Sekolah-sekolah

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengumumkan rencana untuk menyediakan anggaran dalam rangka implementasi program bright panel, yang memanfaatkan teknologi papan edukasi digital atau Interactive Flat Panel (IFP). Tujuannya adalah untuk mendukung proses belajar mengajar di berbagai sekolah.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya setelah meninjau secara langsung penggunaan bright panel di beberapa sekolah di Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai pelaksanaan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kami akan menyiapkan anggaran yang memadai sesuai dengan permintaan dan sesuai dengan arahan Pak Presiden,” ungkap Purbaya dalam keterangannya, Rabu, 12 Agustus 2026.
Walaupun tidak merinci total anggaran yang akan dialokasikan, Purbaya menegaskan bahwa perluasan program ini akan dilakukan secara bertahap. Pada tahun depan, pemerintah berencana untuk meningkatkan cakupan penggunaan bright panel, serta memperluasnya di tahun-tahun mendatang berdasarkan evaluasi dan kebutuhan yang ada.
Purbaya juga mendorong pihak pemerintah untuk menetapkan sekolah-sekolah yang menjadi prioritas dalam program ini, agar pemanfaatan fasilitas dapat dilakukan secara optimal. Cakupan penggunaan bright panel diharapkan dapat meluas hingga mencakup seluruh kelas di sekolah-sekolah yang terpilih.
“Program ini jelas sangat bermanfaat. Saya sendiri melihat proses pengajaran di kelas dan hal itu sangat menarik serta mudah untuk dipahami,” kata Purbaya.
Sebelumnya, Purbaya juga telah menyatakan bahwa penggunaan papan edukasi digital atau Interactive Flat Panel (IFP) di sekolah-sekolah merupakan langkah yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran.
Dalam kunjungan tersebut, beliau turut serta mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas secara langsung. Dari pengamatannya, penerapan teknologi pembelajaran digital ini mampu membantu guru dalam menjelaskan materi pelajaran yang cenderung kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh siswa.
“Setelah saya menyaksikannya sendiri, saya duduk setengah jam di dua kelas. Ini sangat efektif, memungkinkan pengajaran materi yang sulit menjadi lebih sederhana bagi para siswa,” tambah Purbaya.
Purbaya juga mencatat bahwa manfaat penggunaan bright panel terlihat jelas baik pada jenjang pendidikan menengah pertama maupun menengah atas. Ia percaya bahwa teknologi ini dapat membantu siswa dalam menyerap pengetahuan baru, karena cara penyampaian materi yang lebih menarik dan interaktif.
➡️ Baca Juga: Arbeloa Mengecam Ancelotti Terkait Penampilan Vinicius Jr di Real Madrid
➡️ Baca Juga: Dampak Serangan AS-Israel terhadap Iran: 1.631 Penumpang Gagal Terbang di Ngurah Rai




