happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
bola

Pelatih Malaysia Akui Kualitas Timnas Indonesia Menjelang FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengungkapkan pengakuan bahwa Timnas Indonesia merupakan salah satu tim yang paling diunggulkan dalam Grup A pada FIFA ASEAN Cup 2026.

Tan Cheng Hoe mulai menjelaskan mengenai dinamika persaingan di Grup A, yang juga terdiri dari Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Turnamen ini merupakan kompetisi baru yang diusung oleh FIFA dan akan diselenggarakan di Indonesia.

FIFA ASEAN Cup 2026 dibagi menjadi dua divisi. Divisi pertama melibatkan delapan tim yang terbagi ke dalam dua grup, sedangkan divisi kedua diisi oleh enam negara yang berbeda.

Di Grup A, terdapat Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara itu, Grup B terdiri dari Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.

Dengan melihat komposisi grup, Indonesia memiliki posisi yang cukup menonjol. Skuad Garuda menjadi tim dengan peringkat tertinggi di Grup A, menjadikannya favorit kuat untuk melaju sebagai juara grup.

Tan Cheng Hoe pun mengakui status ini. “Semua orang tentunya tahu bahwa Indonesia akan menjadi favorit di grup ini,” ujar Datuk Tan dalam pernyataannya di laman resmi FIFA pada 14 September 2026.

Meski begitu, pelatih asal Malaysia itu menilai bahwa persaingan di Grup A tak akan berlangsung mudah. Ia menekankan bahwa pertandingan melawan Singapura akan menjadi pertarungan yang sangat ketat, dan Bangladesh pun tidak boleh dianggap remeh.

“Kami akan segera bertemu Singapura, yang selalu menjadi pertandingan yang sengit,” tambahnya.

“Tentu saja, kami tidak bisa meremehkan Bangladesh yang dipimpin oleh Thomas Doley, seorang pelatih berpengalaman di kawasan Asia Tenggara,” lanjut Tan Cheng Hoe.

Malaysia sendiri datang ke turnamen ini dengan modal yang cukup baik, setelah berhasil mencapai semifinal ASEAN Championship 2026. Capaian ini jauh lebih baik dibandingkan Timnas Indonesia yang terpaksa tersingkir di fase grup.

Tan Cheng Hoe juga menyadari bahwa jadwal pertandingan yang padat bakal menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kedalaman skuad akan menjadi faktor penting bagi Malaysia.

“Jadwal yang mengharuskan kami bermain tiga kali dalam seminggu adalah tantangan yang sulit, sehingga kami memerlukan kedalaman skuad untuk melakukan rotasi,” ucapnya.

“Kami percaya bahwa turnamen ini akan menjadi ujian yang baik untuk menilai seberapa jauh kami telah berkembang,” imbuhnya.

Tan Cheng Hoe saat ini masih berstatus sebagai caretaker pelatih Timnas Malaysia. Ia dipercaya mengambil alih posisi tersebut setelah Peter Cklamovski meninggalkan jabatan tersebut.

➡️ Baca Juga: Tren Hiburan yang Akan Menguasai Tahun Ini

➡️ Baca Juga: Migrain yang Tidak Terdiagnosis pada Individu Autisme Non-Verbal

Related Articles

Back to top button