Ruben Onsu Dituduh Menyimpang melalui Video Call, Minola Sebayang Tantang Tanggapan!

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan tanggapan terkait video call yang diunggah oleh Sarwendah dan kini tengah menjadi perhatian publik. Ia menantang pihak-pihak yang mengajukan tuduhan terhadap kliennya untuk menyediakan bukti yang mendukung dugaan perilaku menyimpang yang didasarkan hanya pada rekaman percakapan tersebut.
Polemik ini dimulai ketika Sarwendah membagikan cuplikan video call yang menunjukkan Ruben sedang berbicara dengan seorang pria berinisial Y. Setelah video tersebut viral, berbagai spekulasi mengenai kehidupan pribadi presenter berusia 43 tahun itu pun bermunculan di media sosial.
Dampaknya meluas, tidak hanya menjadi perdebatan di dunia maya, tetapi Ruben juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh beberapa pihak atas dugaan pencabulan sesama jenis. Laporan tersebut diajukan pada Kamis, 15 Oktober 2026, dengan menyebutkan bahwa jumlah korban yang terlibat berkisar antara dua hingga tiga orang.
Menanggapi situasi tersebut, Minola menegaskan bahwa publik seharusnya tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan rekaman yang beredar. Dalam unggahan Reels di akun Instagram pribadinya, @minola6000, ia secara terbuka mempertanyakan dasar dari tuduhan yang diarahkan kepada kliennya.
Minola menekankan bahwa keberadaan rekaman percakapan tidak dapat serta-merta dijadikan bukti adanya tindakan menyimpang. Ia mengingatkan bahwa konteks dan cara rekaman tersebut diperoleh juga harus diperhatikan sebelum seseorang menarik kesimpulan.
“Ini saya tantang, apakah dengan video call yang direkam tanpa mengikuti ketentuan hukum dan hanya berisikan percakapan, bisa membuktikan adanya suatu tindakan menyimpang?” tegas Minola.
Ia juga mengajukan pertanyaan apakah percakapan satu arah dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa seseorang telah melakukan tindak pidana.
“Coba dulu, apakah hanya dengan percakapan saya, lalu bisa terbukti ada suatu tindak kejahatan atau tindakan pidana, atau (perbuatan) penyimpangan dari komunikasi searah tersebut?” tambahnya.
Minola bahkan menantang pihak-pihak yang merasa mampu untuk menyimpulkan adanya perilaku menyimpang dari rekaman tersebut. Ia ingin mengetahui apa dasar yang digunakan untuk menghasilkan kesimpulan tersebut.
“Ini saya tantang, mungkin saya perlu belajar dari orang-orang yang hebat, untuk bisa menyimpulkan hal ini,” ujarnya.
Minola juga menyoroti pentingnya syarat pembuktian hukum yang jelas.
Lebih jauh, Minola mengingatkan bahwa laporan pidana tidak seharusnya hanya ditentukan berdasarkan penafsiran publik terhadap rekaman yang beredar di media sosial.
➡️ Baca Juga: Apple TV 4K 2026: Inovasi Terbaru yang Diharapkan untuk Perangkat Streaming Modern
➡️ Baca Juga: Suzuki Baleno Facelift, Stabilitas Harga Motor Bekas, dan Cara Cuci Mobil Kena Abu Vulkanik




