Kiandra Ramadhipa Hampir Raih Kemenangan di Misano, Gagal Masuk Moto3 2027

Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, mengakhiri Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 dengan prestasi yang menggembirakan, meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi. Dalam balapan terakhir di Sirkuit Misano, Italia, pada Minggu, 18 Oktober 2026, ia berhasil mencatatkan diri sebagai runner-up. Namun, hasil ini belum cukup untuk membawanya masuk ke dalam tiga besar klasemen akhir, yang akan membuka jalan menuju Moto3 musim depan.
Kiandra, yang membela tim Honda Asia-Dream Racing, menunjukkan performa yang sangat kompetitif di lintasan. Ia mencatatkan waktu 27 menit 20,082 detik, hanya terpaut 0,006 detik dari Fernando Bujosa, pembalap dari AC Racing Team, yang berhasil meraih posisi terdepan.
Persaingan di balapan tersebut sangat ketat, terutama untuk posisi ketiga. Yaroslav Karpushin dari CFMoto Aspar Junior Team berhasil finis di urutan ketiga, hanya selisih 0,025 detik dari Kiandra, menambah intensitas persaingan di akhir kejuaraan.
Hasil tersebut menjadi penutup yang positif bagi Kiandra, yang berusia 16 tahun, setelah menghadapi situasi yang cukup rumit di balapan pertama. Meskipun dia awalnya finis di posisi ketiga, hasilnya sempat berubah akibat sanksi long lap penalty yang dijatuhkan kepadanya, namun kemudian revisi dilakukan oleh Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM).
Pada awalnya, Kiandra ditempatkan di posisi ke-10 setelah tidak menjalani hukuman long lap penalty, yang dikenakan karena dugaan pelanggaran batas lintasan. Situasi ini cukup membingungkan bagi tim dan penggemar, mengingat ia tampil dengan baik di balapan.
Sanksi tersebut membuat total waktu balapannya bertambah enam detik. Namun, setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, FIM menemukan adanya kesalahan pada sensor lintasan yang terletak antara Tikungan 1 dan Tikungan 2, yang menyebabkan revisi hasil.
Kesalahan dalam pencatatan sensor ini memengaruhi sejumlah pembalap lainnya, sehingga posisi finis mereka juga ikut berubah. Dalam hasil revisi, Fernando Bujosa tetap dinyatakan sebagai pemenang, sementara Kiandra melesat ke posisi keempat.
Perubahan hasil ini berpengaruh pada perolehan poin Kiandra, yang meningkat dari 139 menjadi 146 poin. Meskipun demikian, jumlah poin ini masih belum cukup untuk membawanya ke dalam tiga besar klasemen akhir.
Dengan hasil akhir tersebut, Kiandra menamatkan Moto3 Junior FIM 2026 di peringkat kelima dengan total 146 poin. Ia berada di bawah Carlos Cano yang meraih gelar juara dunia dengan 199 poin, diikuti oleh Yaroslav Karpushin dengan 168 poin, Giulio Pugliese dengan 161 poin, dan Fernando Bujosa dengan 151 poin.
Keberhasilan Kiandra dalam menyelesaikan kejuaraan ini membawa catatan positif, meski ia belum memenuhi syarat untuk mendapatkan jalur promosi ke Moto3 2027, terutama bagi pembalap yang masih berusia di bawah 18 tahun. Ia akan merayakan ulang tahunnya yang ke-17 pada 4 Desember 2026, dan ini memberikan sedikit harapan untuk musim depan.
➡️ Baca Juga: Permintaan Berani Kevin Diks kepada John Herdman yang Mengubah Kariernya
➡️ Baca Juga: Memahami Perubahan Sosial: Apa yang Terjadi di Sekitar Kita?




