Destry Damayanti Luncurkan Strategi 3I Plus S Setelah Pimpin BI, Simak Penjelasannya!

Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan tekadnya untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia. Ia telah merancang kebijakan strategis untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa mendatang.
Destry mengungkapkan bahwa tugas yang diembannya saat ini merupakan amanah yang sangat besar. BI berkomitmen untuk tetap berpegang pada prinsip kolaborasi lintas sektor guna mencapai tujuan bersama.
“Dua hal yang menjadi fokus kami adalah menjalankan mandat ini dengan optimal dan memastikan bahwa kebijakan kami memenuhi prinsip 3I plus S,” ujar Destry saat berbicara kepada wartawan di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, pada Rabu, 2 September 2026.
“Prinsip pertama adalah kebijakan yang berdampak signifikan, diikuti oleh kebijakan yang inklusif dan integratif. Semua ini akan dicapai melalui sinergi merah putih, yang akan terus menjadi pedoman kami untuk mencapai visi Indonesia Maju yang lebih baik,” tambahnya.
Menyikapi kondisi global yang tidak menentu, Destry menekankan bahwa prioritas utama BI dalam jangka pendek adalah menjaga stabilitas, terutama terkait inflasi domestik.
“Jika rekan-rekan bertanya tentang arah kebijakan kami ke depan, kami akan tetap mengutamakan stabilitas sebagai langkah pertama. Untuk mencapainya, kolaborasi sangat penting. Kami tidak bisa bergerak sendirian, tetapi harus mengajak semua pihak, termasuk Sinergi Merah Putih,” ungkapnya.
Selain fokus pada stabilitas, BI juga akan mengambil peran baru sesuai dengan amanat Undang-Undang P2SK Nomor 4 Tahun 2026.
“Kami juga memiliki mandat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif, sehingga dapat meningkatkan sektor riil dan menciptakan lapangan kerja. Ini akan kami wujudkan dalam setiap kebijakan, dan kami akan terus bersinergi dengan kementerian serta lembaga terkait lainnya,” pungkas Destry.
Sebelumnya, Ketua Mahkamah Agung, Sunarto, telah melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026-2031.
➡️ Baca Juga: 174.791 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi HUT RI, 3.591 Dibebaskan Langsung
➡️ Baca Juga: Arab Saudi Memantau Hilal 1 Syawal 1447 Hijriah untuk Penetapan Idul Fitri Rabu Besok




