Natasha Rizky Jelaskan Cara Memberitahu Anak Tentang Perceraian dari Desta

Natasha Rizky baru-baru ini mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapinya dalam proses perceraian dari Desta, yaitu menjelaskan situasi perpisahan ini kepada ketiga anak mereka. Bagi Natasha, perceraian bukan hanya melibatkan dirinya dan Desta, tetapi juga berdampak pada kehidupan Megumi, Miskha, dan Miguel.
Oleh karena itu, Natasha, yang akrab disapa Caca, berupaya menemukan cara agar anak-anaknya dapat memahami perubahan signifikan dalam keluarga mereka. Ia memilih untuk tidak menyembunyikan kenyataan, melainkan menyampaikannya secara bertahap dengan bahasa yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak.
Menurut Natasha, ia dan Desta terlebih dahulu sepakat untuk memprioritaskan kebutuhan serta perasaan anak-anak selama proses perceraian ini. Hal ini menjadi landasan bagi mereka untuk bergerak maju dengan cara yang lebih baik.
“Melibatkan anak-anak dalam proses ini bukan hanya tentang saya dan Desta, tetapi lebih kepada hidup mereka juga. Dari situ, kami berusaha untuk benar-benar memprioritaskan mereka,” jelas Natasha Rizky dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Natasha menegaskan bahwa mereka tidak ingin memberikan kebohongan kepada anak-anak mengenai alasan di balik perpisahan mereka. Sebaliknya, mereka berusaha untuk berkomunikasi secara perlahan agar anak-anak tidak merasa kehilangan salah satu dari orang tua mereka secara mendadak.
“Cara yang kami pilih bukan dengan berbohong kepada mereka, tetapi dengan mengkomunikasikan kebenarannya dengan cara yang tepat,” tambahnya.
Ia menyadari bahwa perceraian dapat meninggalkan luka emosional pada anak-anak. Namun, Natasha dan Desta berusaha meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul dari situasi ini.
“Karena itu, penting bagi kami untuk mencapai kesepakatan. Kesepakatan yang bertujuan untuk tidak melukai perasaan anak-anak. Meskipun perceraian itu sendiri sudah menyakitkan bagi mereka, setidaknya kami ingin meminimalkan rasa sakit itu,” ujarnya.
Pada tahap awal, Natasha dan Desta menjelaskan kepada ketiga anak mereka bahwa hubungan mereka sedang dalam kondisi yang tidak baik. Mereka menggunakan bahasa yang sederhana agar dapat diterima dan dipahami oleh anak-anak.
“Di awal, kami menjelaskan bahwa ibu dan ayah sering bertengkar. Kami mencari cara agar kami bisa berbaikan lagi, dengan bahasa yang mudah dimengerti,” ungkapnya.
Natasha kemudian menjelaskan bahwa keputusan untuk tinggal terpisah diambil agar konflik antara mereka tidak terus berlanjut di depan anak-anak, menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi mereka.
Natasha menyadari bahwa perceraian anak adalah sebuah proses yang kompleks dan penuh tantangan. Namun, dengan pendekatan yang tepat, ia percaya bahwa anak-anak dapat melalui masa sulit ini dengan lebih baik.
Memahami bahwa komunikasi yang terbuka sangat penting, Natasha dan Desta selalu berusaha untuk menjaga dialog yang jujur dengan anak-anak mereka. Ini membantu anak-anak merasa dihargai dan dipahami dalam situasi yang sulit ini.
Selain itu, mereka juga berusaha untuk menciptakan rutinitas yang stabil bagi anak-anak. Dengan cara ini, anak-anak dapat merasakan konsistensi dan keamanan meskipun ada perubahan besar dalam hidup mereka.
Natasha menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam menjelaskan perceraian kepada anak adalah kesabaran dan pemahaman. Ia percaya bahwa anak-anak membutuhkan waktu untuk mencerna informasi yang mereka terima.
Natasha juga berbagi bahwa menjaga hubungan yang baik antara dirinya dan Desta sangat penting, terutama demi kesejahteraan anak-anak mereka. Mereka berusaha untuk tetap berkomunikasi dengan baik agar tidak ada ketegangan yang dirasakan oleh anak-anak.
Dalam situasi seperti ini, Natasha menyarankan agar orang tua selalu bersikap tenang dan tidak terbawa emosi saat menjelaskan situasi kepada anak-anak. Ini akan membantu anak-anak merasa lebih nyaman dan tidak terbebani dengan masalah orang dewasa.
Secara keseluruhan, Natasha menekankan bahwa meskipun perceraian anak adalah proses yang menyakitkan, dengan pendekatan yang tepat, orang tua dapat membantu anak-anak mereka beradaptasi dengan perubahan ini.
Ia menyarankan agar orang tua melibatkan anak-anak dalam diskusi dan memberikan mereka ruang untuk bertanya. Ini akan membantu mereka merasa lebih terlibat dan mengurangi rasa cemas yang mungkin mereka rasakan.
Dalam menghadapi perceraian, penting bagi orang tua untuk tetap fokus pada kesejahteraan anak-anak. Meskipun perpisahan adalah keputusan yang sulit, prioritas utama harus selalu pada bagaimana anak-anak dapat melalui proses ini dengan sebaik-baiknya.
Natasha Rizky berusaha menunjukkan bahwa walaupun perceraian anak adalah hal yang sulit, dengan komunikasi yang baik dan perhatian yang tepat, anak-anak tetap bisa tumbuh dengan sehat secara emosional.
➡️ Baca Juga: Siti Nurhaliza Memperbarui Kondisi Terbaru Setelah Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
➡️ Baca Juga: Manajemen Keuangan Meningkatkan Disiplin dan Konsistensi dalam Pengelolaan Uang




