Ketua DPR: NTT Didukung Bersama oleh Pemerintah dan Parpol dalam Pengiriman Bantuan

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas bencana gempa bumi dengan magnitudo 7,7 yang baru saja mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Sekali lagi, kami ingin menyampaikan rasa duka yang dalam kepada seluruh masyarakat NTT atas peristiwa tragis ini,” ungkap Puan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Puan juga mengimbau kepada warga NTT agar tetap tenang menghadapi situasi ini. Dia menegaskan bahwa DPR bersama pemerintah dan berbagai elemen masyarakat lainnya telah bergerak cepat ke daerah-daerah yang terkena dampak untuk memberikan bantuan.
“NTT tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini. DPR, pemerintah, berbagai unsur masyarakat, dan partai politik, insya Allah, semua bersatu untuk mempercepat penyaluran bantuan yang diperlukan secepat mungkin di sana,” jelasnya.
Lebih lanjut, Puan menjelaskan bahwa pada 16 Agustus 2026, sejumlah perwakilan DPR, termasuk Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsuridjal, Sari Yuliati, dan Saan Mustopa, telah melakukan kunjungan langsung ke NTT untuk memastikan penanganan bencana.
“Dua hari yang lalu, DPR, Bu Sari, Pak Saan, Pak Cucun, serta beberapa anggota DPR lainnya telah melakukan inspeksi ke NTT,” imbuh Puan.
Menurutnya, kunjungan tersebut bertepatan dengan kehadiran para menteri dan perwakilan pemerintah pusat lainnya untuk memastikan bahwa proses penanganan bencana berjalan dengan cepat dan efektif.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban jiwa akibat gempa di NTT telah meningkat menjadi 68 orang hingga tanggal 17 Agustus 2026.
“Data yang kami terima hingga saat ini menunjukkan sebanyak 68 jiwa yang meninggal dunia,” kata Berton SP Panjaitan, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, pada Senin, 17 Agustus 2026.
Dari angka tersebut, 26 orang berasal dari Kabupaten Manggarai, 24 orang dari Kabupaten Manggarai Timur, 4 orang dari Kabupaten Nagekeo, serta 4 orang lainnya di Kabupaten Sikka.
Selanjutnya, dua orang dari Kabupaten Ende, dua orang dari Kabupaten Manggarai Barat, dan dua orang dari Kabupaten Ngada juga tercatat sebagai korban.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut mengguncang NTT pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan pusat gempa terletak di Kabupaten Nagekeo.
tvOnenews.com/Syifa Aulia
➡️ Baca Juga: Menghapus Iklan Mengganggu di HP Android Tanpa Root Sistem Operasi dengan Mudah dan Efektif
➡️ Baca Juga: Profil Jeni Rahmadial, Finalis Puteri Indonesia yang Terlibat Isu Perselingkuhan dan Dilabrak Istri Sah




