AHA Commerce Ekspansi ke Thailand untuk Terapkan Model E-Commerce Indonesia di Asia Tenggara

Jakarta – Penyedia layanan e-commerce terintegrasi asal Indonesia, AHA Commerce, kini memperluas jangkauan bisnisnya dengan memasuki pasar Thailand.
Chief Executive Officer (CEO) AHA Commerce, Stephen Lawrence, menyatakan bahwa langkah ini merupakan sebuah tonggak penting bagi perusahaan dalam menghadirkan kemampuan pengelolaan bisnis digital yang berbasis data ke wilayah Asia Tenggara.
“Ekspansi ini didorong oleh pengalaman AHA Commerce dalam merancang sistem, proses, dan teknologi untuk mendukung pertumbuhan berbagai merek di berbagai marketplace,” ungkap Stephen dalam pernyataannya, baru-baru ini.
Saat ini, AHA Commerce telah dipercaya untuk mengelola lebih dari 280 merek, didukung oleh lebih dari 220 tenaga ahli, serta telah menangani lebih dari 8,1 juta pesanan. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, total omzet yang dikelola oleh perusahaan ini mencapai lebih dari Rp 453 miliar.
“Pencapaian yang kami raih ini menjadi fondasi yang kuat untuk membawa model bisnis kami ke pasar regional,” tambahnya.
Stephen menjelaskan bahwa AHA Commerce mulai mengelola toko online pertamanya di Thailand pada bulan September 2025. Perusahaan ini ditunjuk untuk menangani operasional marketplace di Thailand untuk sebuah merek yang sudah memiliki kehadiran di negara tersebut, dan telah mencatatkan pertumbuhan omzet yang luar biasa sebesar 221 persen.
Saat ini, AHA Commerce Thailand telah resmi berbadan usaha, dilengkapi dengan kantor operasional, serta tim lokal yang sepenuhnya direkrut dari Thailand. Operasional bisnis di negara ini dilaksanakan secara hybrid, di mana tim lokal berkolaborasi dengan tim dari Indonesia dalam mengelola berbagai merek di Thailand.
Stephen menjelaskan bahwa ekspansi ke Thailand bukan hanya sekadar upaya untuk memperluas pasar, tetapi juga merupakan bukti bahwa model bisnis dan sistem yang telah dikembangkan di Indonesia dapat diimplementasikan di negara lain.
“Selama lebih dari satu dekade, kami telah membangun fondasi bisnis melalui pengalaman yang panjang serta mengembangkan sistem dan kemampuan manajemen e-commerce di Indonesia,” ujar Stephen.
“Ketika sistem yang kami kembangkan terbukti mampu menghadirkan pertumbuhan konsisten bagi merek di Indonesia, kami melihat peluang untuk menerapkan pendekatan yang sama di pasar regional. Thailand menjadi langkah awal kami untuk mewujudkan visi tersebut,” lanjutnya.
Pada fase awal, layanan yang telah berjalan di Thailand akan berfokus pada pengelolaan toko online bagi merek lokal. Model operasional tersebut mengadopsi sistem yang telah dikembangkan di Indonesia, dengan berbagai penyesuaian yang diperlukan untuk menyesuaikan karakteristik konsumen, dinamika marketplace, serta strategi promosi yang relevan dengan pasar Thailand.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif untuk Mencapai Penghasilan Online dari Nol yang Aman dan Legal
➡️ Baca Juga: Perayaan Hari Bumi: Cara Merayakan dengan Bijak




