happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
bola

Analisis Kekurangan John Herdman di Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Pengamat sepakbola, Tommy Welly, yang lebih dikenal dengan sebutan Bung Towel, telah mengemukakan beberapa kekurangan yang masih melekat pada pelatih John Herdman dalam mengelola Timnas Indonesia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Bung Towel berpendapat bahwa John Herdman seharusnya diberikan kesempatan yang lebih luas untuk beradaptasi dan bekerja dengan tim. Namun, di sisi lain, ia juga menekankan bahwa ada sejumlah aspek yang harus segera diperbaiki oleh pelatih asal Inggris tersebut agar tim dapat tampil lebih baik.

Salah satu fokus utama yang disoroti oleh Bung Towel adalah cara Herdman dalam memaksimalkan potensi pemain yang tersedia untuk Timnas Indonesia.

Menurutnya, seorang pelatih idealnya memiliki kebebasan untuk memilih pemain terbaik di setiap posisi berdasarkan kebutuhan tim yang sebenarnya. Ia mengingatkan agar pemilihan pemain tidak terfokus hanya pada kelompok tertentu, baik itu pemain naturalisasi maupun pemain lokal.

“Menurut pandangan saya, John Herdman belum sepenuhnya memanfaatkan potensi pemain yang ada,” ungkap Bung Towel dalam sebuah diskusi di YouTube pada tanggal 21 September 2026.

Ia percaya bahwa Timnas Indonesia memiliki banyak pilihan pemain yang bisa dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, kualitas setiap pemain di posisi tertentu seharusnya diutamakan dalam perencanaan pembentukan skuad.

Bung Towel juga mengangkat isu mengenai sektor kanan Timnas Indonesia. Menurutnya, area ini menjadi salah satu titik lemah yang bisa dimanfaatkan oleh lawan selama Piala AFF 2026, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pelatih.

Dengan demikian, ia berharap Herdman tidak hanya mengandalkan nama-nama pemain yang sudah dikenal, tetapi juga benar-benar mempertimbangkan kebutuhan tim dan performa para pemain di setiap posisi.

➡️ Baca Juga: Triathlon Indonesia: Menjelajahi Keindahan Alam dan Tantangan Olahraga

➡️ Baca Juga: Sejarah FIA Rallycross World Cup 2026 yang Pertama Kali Diselenggarakan di Jakarta

Related Articles

Back to top button