pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
lifestyle

Kangen Band Bubar: Menelusuri Perjalanan Grup Ikonik Era 2000-an yang Pernah Menghipnotis Penggemar

Kangen Band kini kembali menjadi pusat perhatian setelah Dodhy Hardiyanto mengumumkan bahwa grup musik tersebut telah bubar. Melalui akun Instagram-nya, Dodhy mengungkapkan bahwa ia telah lama menyimpan berbagai persoalan yang terjadi di dalam tubuh band yang ia dirikan.

“Dengan rasa sadar, saya menyatakan Kangen Band bubar karena adanya ketidakadilan di dalamnya,” tulis Dodhy pada hari Sabtu, 12 September 2026.

Pernyataan tersebut tidak hanya menandai akhir perjalanan Kangen Band, tetapi juga mengingatkan kembali pada perjalanan panjang mereka yang telah melewati berbagai fase, mulai dari awal mula sebagai band indie di Lampung, mencapai popularitas nasional, hingga mengalami beberapa pergantian anggota.

Berikut ini adalah rangkuman perjalanan karier mereka yang dihimpun dari berbagai sumber.

Kangen Band memiliki asal mula dari sebuah grup bernama Cleopatra. Band inilah yang menjadi cikal bakal Kangen Band sebelum Dodhy memutuskan untuk merubah nama grup pada tahun 2005.

Resmi dibentuk di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005, Kangen Band diprakarsai oleh Dodhy yang berperan sebagai salah satu pendiri sekaligus gitaris dan pencipta lagu. Ia kemudian mengajak beberapa rekannya untuk bergabung, di antaranya Tama sebagai gitaris, Bebe sebagai bassis, Izzy sebagai pemain keyboard, dan Baim sebagai drummer.

Pada awalnya, Dodhy juga menjadi vokalis. Namun, setelah mengalami masalah dengan tenggorokannya, ia memutuskan untuk mengajak Andika Mahesa, yang sebelumnya merupakan kru, untuk mengisi posisi vokal.

Andika dianggap memiliki karakter suara yang selaras dengan lagu-lagu karya Dodhy. Sejak saat itu, kolaborasi antara keduanya menjadi salah satu ciri khas yang melekat pada Kangen Band.

Nama Kangen sendiri diambil dari nama samaran yang pernah digunakan Dodhy saat berkenalan dengan seseorang. Nama tersebut kemudian dipilih sebagai identitas grup.

Di masa-masa awalnya, Kangen Band beroperasi sebagai band indie. Mereka memproduksi lagu secara mandiri dan berusaha memperkenalkan karya-karya mereka melalui radio.

Salah satu lagu yang menarik perhatian adalah “Penantian Yang Tertunda”. Lagu ini diputar di radio dan mendapatkan respons positif dari pendengar. Untuk lebih memperkenalkan lagu mereka, Kangen Band bahkan melakukan cara-cara sederhana, seperti meminta pendengar untuk melakukan request.

Nama Kangen Band semakin dikenal luas hingga menarik perhatian pihak manajemen. Pada tahun 2006, mereka berpindah ke Jakarta dan tampil dalam acara HUT TVRI sebagai bagian dari upaya memperkenalkan diri kepada publik yang lebih luas.

➡️ Baca Juga: Sjafrie Undang Wiranto hingga Refly Harun di Kemhan, Bahas DPN

➡️ Baca Juga: Usia Andre Taulany dan Amanda Rigby Terungkap, Selisih Lebih dari 17 Tahun

Related Articles

Back to top button