Antrean BBM di Makassar Telah Terurai, BPH Migas Imbau Warga untuk Membeli Secara Wajar

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas, mengungkapkan bahwa antrean panjang kendaraan yang ingin membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Makassar dan sekitarnya kini telah teratasi. Situasi ini tidak lagi menyebabkan kemacetan, berkat kolaborasi yang baik antara berbagai pihak.
Selama tiga hari terakhir, antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM meningkat drastis, mencapai lebih dari 50 persen. Hal ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut. Namun, pantauan pada Senin pagi menunjukkan bahwa antrean di SPBU Jalan AP Pettarani terlihat sudah kembali normal dengan hanya beberapa belasan kendaraan yang mengantri, sehingga petugas di SPBU dapat melayani konsumen dengan lebih efisien.
Wahyudi Anas menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pemulihan ini, sehingga masyarakat dapat dilayani dengan baik saat membeli BBM. Ia menegaskan pentingnya kerja sama dalam mengatasi masalah yang ada.
Beberapa pihak yang berkontribusi dalam mengatasi antrean panjang ini antara lain PT Pertamina Patra Niaga, Direktorat Jenderal Migas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, serta aparat TNI dan Polri. Kerja sama yang solid di antara berbagai instansi ini menjadi kunci dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
Pemerintah daerah juga telah menerapkan beberapa kebijakan untuk mengatur pembelian BBM, termasuk penerapan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan. Selain itu, kendaraan besar seperti truk dan bus diminta untuk melakukan pembelian BBM di malam hari agar tidak mengganggu lalu lintas di siang hari.
Wahyudi mengakui bahwa lonjakan antrean disebabkan oleh meningkatnya permintaan dan kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan BBM. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM tetap aman dan stabil bagi masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Pertamina telah meningkatkan pasokan BBM dan memperpanjang waktu operasional SPBU untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada konsumen. Upaya ini telah membuahkan hasil, dengan antrean kendaraan yang kini sudah kembali normal.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM dengan cara yang wajar dan tidak perlu khawatir kehabisan. Stok BBM saat ini dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga masyarakat dapat melakukan pembelian tanpa rasa cemas.
Dalam dua hari terakhir, BPH Migas dan Pertamina melakukan pemantauan langsung ke beberapa SPBU di Makassar untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan BBM sesuai dengan kuotanya. Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai ketersediaan BBM yang memadai.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Amran Sulaiman, juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang mengkhawatirkan terkait kelangkaan BBM. Ia memastikan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga ketersediaan BBM dan mengendalikan situasi agar tetap stabil.
➡️ Baca Juga: Bilqis Resmi Masuk SMP Elite Pilihan Ayu Ting Ting, Menjadi Sorotan Publik
➡️ Baca Juga: Pria Pemerkosa dan Pembunuh Wanita di Tangerang Terungkap Dalam Kondisi Mabuk Saat Melakukan Aksi




