Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Setelah Iran, Trump Menyatakan Kuba Sebagai Target Strategis Selanjutnya

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengungkapkan rencananya untuk mengalihkan fokus kebijakan luar negeri AS ke Kuba, setelah menyelesaikan operasi militer di Iran. Pernyataan ini disampaikan saat Trump menghadiri acara penyambutan klub sepak bola Inter Miami CF, yang berhasil meraih gelar juara Major League Soccer 2025 di Gedung Putih pada tanggal 5 Maret 2026.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa saat ini pemerintahannya tengah berkonsentrasi pada serangan di wilayah strategis Iran. Setelah situasi di Iran terkendali, ia berencana untuk memusatkan perhatian dan kekuatan militernya ke Kuba.

“Kami ingin memperbaiki situasi di Kuba setelah menyelesaikan masalah di Iran. Ini hanya masalah waktu sebelum banyak orang yang luar biasa akan kembali ke Kuba, meskipun semoga tidak untuk menetap,” ungkap Trump, seperti dikutip dari sumber internasional pada tanggal 6 Maret 2026.

Pernyataan Trump mencerminkan sikap pemerintah AS yang tengah mempertimbangkan langkah-langkah signifikan dalam kebijakan luar negeri, setelah peningkatan ketegangan di Timur Tengah yang berlangsung selama kurang dari seminggu. Ia berbicara kepada banyak tamu yang berasal dari komunitas Kuba yang tinggal di Miami.

“Kami ingin kalian kembali ke negara kalian, kami tidak ingin membuat keadaan di sini terlalu nyaman sehingga kalian tetap tinggal,” tambah Trump.

Dalam kesempatan tersebut, Trump juga membahas perkembangan situasi perang di Iran, menyatakan bahwa militer AS dan Israel berkomitmen untuk menghancurkan musuh mereka secara menyeluruh. Ia memuji Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang dinilai telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam berbagai isu kebijakan luar negeri.

“Anda (Rubio) telah menunjukkan kinerja yang luar biasa di tempat yang bernama Kuba,” puji Trump, yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Komentar terbaru Trump mengenai Kuba muncul setelah beberapa sekutunya, termasuk Senator Lindsey Graham dari Partai Republik, memberikan sinyal yang sama. Graham sebelumnya menyatakan bahwa Kuba adalah target berikutnya setelah situasi di Iran mereda.

Dalam wawancara terpisah dengan media pada hari yang sama, Trump memprediksi bahwa akan ada perubahan besar di Kuba jika rezim di Iran runtuh.

“Kuba juga akan mengalami kejatuhan,” cetus Trump.

Trump menjelaskan bahwa pemerintahannya telah memberikan tekanan kepada ekonomi Kuba dengan memutuskan pasokan minyak dari Venezuela, yang selama ini menjadi penyedia utama energi bagi negara tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memaksa Kuba agar bersedia kembali ke meja perundingan.

➡️ Baca Juga: DPR dan Buruh Bahas RUU Ketenagakerjaan, Target Penyelesaian pada Oktober 2026

➡️ Baca Juga: IPC TPK Siapkan Layanan Optimal untuk Menghadapi Lonjakan Arus Petikemas Ramadhan

Related Articles

Back to top button