uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
berita

Akses Masuk ke Badan Kapal Virgo Transport 8 Terhambat, Basarnas Jelaskan Kendalanya

Kepala Seksi Operasional Basarnas Banjarmasin, Bramantya Semara, mengungkapkan bahwa akses menuju lorong-lorong di badan Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di bawah laut Jawa saat ini terhambat oleh berbagai halangan.

Bramantya menegaskan, “Akses bagi penyelam untuk memasuki badan kapal sangat terbatas karena banyak bagian yang tertutup.” Pernyataan ini disampaikan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin pada Kamis (1/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa dengan posisi kapal yang terbalik, semua barang, termasuk milik penumpang, kini berada di langit-langit kapal.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi tim penyelam, mengingat kemungkinan adanya jasad korban yang terjebak di dalam kapal tersebut.

Karena itu, tim penyelam yang terlibat dalam pencarian korban di bawah permukaan laut sangat berhati-hati dan mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap langkah yang mereka ambil.

Kapal yang masih dalam keadaan tidak stabil akibat arus gelombang yang kuat menambah risiko dalam upaya penyusuran area sekitar kapal.

Meskipun demikian, Bramantya menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan sisa-sisa korban yang mungkin masih ada.

Tim juga melakukan penyisiran di perairan Kalimantan Tengah, mengingat banyaknya korban yang ditemukan di wilayah tersebut.

Hingga Rabu (30/9), tercatat 22 jasad korban dari Kapal Virgo yang telah ditemukan di perairan Kalimantan Tengah, terutama di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara.

Dari jumlah tersebut, 18 jasad telah dievakuasi dan kini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, empat jasad lainnya masih dalam perjalanan menuju Banjarmasin yang dilakukan oleh petugas melalui jalur darat.

Basarnas telah berhasil mengevakuasi 186 orang dari total 243 penumpang dan kru yang berada di kapal Virgo.

Dari total tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan 78 orang dinyatakan meninggal dunia. Proses pencarian untuk 57 orang korban masih berlangsung hingga hari ke-18 operasi SAR.

➡️ Baca Juga: Cerita Ivan Gunawan Kini Jadi Sering Dipanggil Pak Haji

➡️ Baca Juga: Meningkatkan Kerjasama Tim untuk Mempercepat Penyelesaian Proyek Sesuai Jadwal

Related Articles

Back to top button