Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Prabowo Tegaskan Pangan Indonesia Aman di Tengah Krisis Global yang Mengancam

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara kita berada dalam posisi yang cukup aman menghadapi potensi krisis global, terutama terkait dengan ketahanan pangan. Pernyataan ini disampaikan Presiden di tengah-tengah situasi internasional yang dipenuhi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi yang semakin meningkat.

Dalam acara peresmian 218 jembatan secara virtual yang berlangsung pada hari Senin, 9 Maret 2026, Prabowo meyakinkan masyarakat bahwa meskipun ketegangan di Timur Tengah, seperti konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, meningkat, Indonesia tetap tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan pangan.

“Banyak negara mungkin akan menghadapi tantangan, tetapi setidaknya kita bisa merasa tenang dalam hal ketersediaan pangan,” tegas Prabowo.

Presiden juga menyatakan harapannya agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM) di masa depan. Potensi sumber daya alam Indonesia, seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu, bisa diolah menjadi sumber energi yang mandiri.

Lebih lanjut, Prabowo mencermati kemungkinan adanya dinamika global yang dapat menarik Indonesia dan negara lain ke dalam krisis. Oleh karena itu, penting bagi Indonesia untuk tetap waspada dan memperkuat kemandirian nasional agar tidak terjebak dalam situasi yang sulit.

“Kita hidup dalam kondisi dunia yang penuh risiko. Negara-negara besar sedang berselisih, dan ini berpotensi menarik bangsa-bangsa lain ke dalam kesulitan,” jelasnya.

Kepala Negara ini melanjutkan dengan menekankan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan dan analisis terhadap berbagai indikator ekonomi serta potensi sumber daya nasional. Berdasarkan berbagai perhitungan yang dilakukan, Indonesia diyakini mampu menghadapi tantangan global dan bahkan keluar dari kondisi krisis dengan keadaan yang lebih kuat.

“Saya telah mempelajari dan menganalisis angka-angka setiap hari. Kami menemukan banyak potensi baru. Meskipun kita mungkin akan menghadapi kesulitan, saya tidak akan menutupinya, tetapi saya percaya kita akan keluar dari krisis ini dengan lebih kuat, lebih makmur, dan lebih mandiri,” tambahnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional sebagai fondasi utama dalam menghadapi ketidakpastian global yang semakin meningkat.

Setelah pencapaian swasembada beras, Prabowo berharap agar Indonesia dapat segera mencapai kemandirian dalam penyediaan protein.

➡️ Baca Juga: Periksa Mobil Listrik Sebelum Mudik: Minim Komponen Bukan Alasan Abaikan Cek!

➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengontrol Pengeluaran Melalui Manajemen Keuangan yang Optimal

Related Articles

Back to top button