Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bola

Kiper Tottenham Antonin Kinsky Ditarik di Menit ke-17, Schmeichel Sebut Kariernya Terancam

Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, membuat keputusan mengejutkan dengan menarik keluar kiper Antonin Kinsky pada menit ke-17 saat timnya bertanding melawan Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano pada Rabu, 11 Maret 2026 dini hari WIB.

Langkah ini diambil setelah Kinsky melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol cepat Atletico, dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Tottenham 5-2.

Blunder yang dilakukan Kinsky menjadi sorotan utama pada awal laga. Kesalahan dalam memberikan operan menyebabkan timnya kebobolan dua dari tiga gol pertama yang dicetak oleh Marcos Llorente, Antoine Griezmann, dan Julian Alvarez dalam rentang waktu 15 menit di awal pertandingan.

Setelah melihat timnya kebobolan tiga gol dalam waktu singkat, Tudor memutuskan untuk mengganti Kinsky dengan Guglielmo Vicario pada menit ke-17. Namun, perubahan ini tidak mampu mengubah arah permainan yang telah dikuasai oleh lawan.

Atletico Madrid kembali menambah keunggulan dengan dua gol tambahan, yang dicetak oleh Robin Le Normand pada menit ke-22 dan Julian Alvarez pada menit ke-55. Sementara itu, Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan berkat gol yang dicetak oleh Pedro Porro pada menit ke-26 dan Dominic Solanke pada menit ke-76.

Keputusan Tudor untuk menarik Kinsky menjadi bahan perbincangan, termasuk tanggapan dari mantan kiper Manchester United, Peter Schmeichel.

Schmeichel berpendapat bahwa keputusan tersebut terlalu berat untuk seorang kiper yang baru saja melakukan kesalahan di awal pertandingan, dan mungkin tidak adil untuk memberi hukuman secepat itu.

“Ketika namanya disebut di masa depan, seluruh dunia sepak bola akan mengingat momen ini,” ungkap Schmeichel, merujuk pada dampak jangka panjang dari keputusan tersebut.

Ia meyakini bahwa Kinsky seharusnya diberikan dukungan minimal hingga akhir babak pertama, untuk membantunya pulih dari tekanan yang dihadapinya.

“Dia perlu mendapatkan dukungan, setidaknya sampai babak pertama selesai. Tudor telah menghancurkan kariernya sepenuhnya. Saya benar-benar merasa kasihan padanya,” tambah Schmeichel dengan nada empati.

Di sisi lain, Igor Tudor menjelaskan alasan di balik keputusan kontroversialnya untuk mengganti Kinsky lebih awal. Ia mengakui bahwa tindakan tersebut jarang dilakukan sepanjang karier kepelatihannya.

“Hal seperti ini sangat jarang terjadi selama 15 tahun saya melatih, saya tidak pernah melakukan hal seperti itu,” jelas Tudor, menekankan bahwa langkah tersebut diambil dengan pertimbangan matang.

Menurut Tudor, keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk melindungi pemain sekaligus menjaga stabilitas tim di tengah tekanan yang cukup tinggi dalam pertandingan.

“Itu perlu dilakukan untuk menjaga pemain dan juga tim agar tetap fokus,” tutup Tudor, memberikan pandangannya mengenai situasi tersebut.

➡️ Baca Juga: DPR Soroti Distribusi Bantuan Alat Pertanian yang Tidak Merata

➡️ Baca Juga: Kehidupan Terkini Paskibraka Pembawa Baki Bendera yang Viral di 2016

Related Articles

Back to top button