Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

IHSG Turun 224 Poin di Penutupan Hari Ini, Semua Sektor Alami Penurunan di Tengah Ketegangan Iran-AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan menjelang libur panjang, dengan penurunan sebesar 3,05 persen atau 224,90 poin yang membawa indeks ke level 7.137,21 pada sesi perdagangan hari ini, Jumat, 13 Maret 2026.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, IHSG terpantau berada di zona merah. Fluktuasi indeks menunjukkan pergerakan dalam rentang 7.350 hingga 7.132.

Nilai transaksi hari ini tercatat mencapai Rp 13,70 triliun, dengan volume transaksi mencapai 285,80 juta. Angka ini merupakan hasil dari total 1,6 juta transaksi yang dilakukan oleh para investor.

Seluruh sektor saham mengalami penurunan yang cukup signifikan, dengan sektor transportasi mencatat penurunan tertinggi sebesar 3,87 persen. Disusul oleh sektor infrastruktur yang merosot 3,64 persen, konsumer cyclical yang turun 3,55 persen, dan sektor teknologi yang melemah 3,41 persen.

Sektor industri juga mengalami penurunan sebesar 3,46 persen, sementara sektor energi terkoreksi 2,86 persen. Sektor non-cyclical mengalami penurunan 2,18 persen, diikuti sektor properti yang turun 1,79 persen, dan sektor keuangan yang melemah 1,60 persen. Sektor kesehatan mencatat penurunan paling kecil, yaitu 1,19 persen.

Ketidakpastian yang ditimbulkan oleh konflik berkepanjangan antara AS dan Iran menjadi perhatian utama investor. Tim Analis Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa kekhawatiran akan lonjakan harga minyak mentah dalam jangka waktu yang lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya dapat menyebabkan inflasi meningkat dan memperlebar defisit anggaran.

Sentimen negatif lainnya muncul dari Amerika Serikat yang meluncurkan investigasi perdagangan terhadap 60 negara. Investigasi ini bertujuan untuk menentukan apakah negara-negara tersebut gagal dalam membatasi praktik perdagangan yang tidak adil. Kebijakan yang berdasarkan Pasal 301 memungkinkan pemerintah AS untuk memberlakukan tarif pada negara-negara yang terbukti melanggar tanpa memerlukan otorisasi tambahan dari Kongres.

Meski IHSG turun, ada beberapa emiten yang tetap menunjukkan performa positif. Phintraco Sekuritas melaporkan bahwa ada tiga saham yang berhasil mencatatkan lonjakan harga yang signifikan di antara 45 saham unggulan (LQ45).

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencatatkan kenaikan sebesar 3,19 persen atau 60 poin, sehingga harga sahamnya mencapai 1.940.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menunjukkan performa yang baik dengan penguatan 1,97 persen atau 200 poin, yang membawa sahamnya ke level 10.375.

Surya Citra Media Tbk (SCMA) juga mencetak hasil positif dengan kenaikan 0,79 persen atau 2 poin, dan ditutup pada harga 256.

Dalam situasi ini, para investor dihadapkan pada tantangan yang cukup besar. Penurunan IHSG yang terjadi di semua sektor menunjukkan dampak negatif dari ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan internasional yang semakin ketat. Keberlanjutan dari tren ini akan sangat bergantung pada perkembangan situasi global serta respons pasar terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan bank sentral.

Dengan demikian, para investor perlu tetap waspada dan melakukan analisis yang mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Penurunan yang terjadi saat ini menjadi pengingat akan volatilitas pasar yang sering kali tidak terduga, serta pentingnya diversifikasi portofolio untuk memitigasi risiko.

➡️ Baca Juga: Efisiensi Serangan Tim Favorit dalam Berita Olahraga Terbaru yang Perlu Anda Ketahui

➡️ Baca Juga: Sjafrie Undang Wiranto hingga Refly Harun di Kemhan, Bahas DPN

Related Articles

Back to top button