Stasiun KRL Selesai Mei, Pramono: Akses ke JIS Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginformasikan bahwa pembangunan stasiun KRL yang akan melayani kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dijadwalkan selesai pada Mei 2026. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi hadiah istimewa menjelang ulang tahun ibu kota yang jatuh pada bulan Juni mendatang.
“Semoga pada bulan Mei ini, stasiun KRL untuk JIS sudah bisa dioperasikan. Dengan demikian, bulan Juni akan menjadi momen spesial bagi Jakarta,” ungkap Pramono saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta pada hari Kamis.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI), dengan fokus utama pada pembangunan stasiun di bagian utara stadion. Pembangunan ini memanfaatkan jalur rel yang ada dari masa lalu, sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan infrastruktur yang sudah ada.
Selama ini, Pramono menjelaskan, para penonton yang menggunakan kereta komuter harus turun di Stasiun Ancol atau Tanjung Priok. Hal ini seringkali menyulitkan mereka untuk mencapai lokasi JIS.
Setelah turun dari kereta, penonton masih harus melanjutkan perjalanan beberapa kilometer dengan menggunakan angkutan umum seperti angkot atau ojek daring. Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pengunjung yang ingin menyaksikan acara di JIS.
Oleh karena itu, pembangunan stasiun KRL ini diharapkan akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin menuju JIS.
“Orang yang ingin menonton di JIS nanti akan mendapatkan kemudahan yang signifikan,” kata Pramono.
Di samping itu, pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan JIS dan Ancol juga ditargetkan dapat digunakan oleh masyarakat pada bulan Juni mendatang.
Pramono menjelaskan bahwa JPO tersebut memiliki panjang total 466 meter, yang terdiri dari jembatan sepanjang 166 meter dan jalur pedestrian sepanjang 300 meter. Lebar jembatan mencapai sekitar 6,6 meter, dengan tinggi clearance jalan yang mencapai 5,1 meter.
Fasad dari jembatan ini dirancang melengkung, menyerupai bentuk JIS, dan dibangun dengan menggunakan struktur beton bertulang serta baja. Dengan adanya jembatan ini, akses menuju JIS diharapkan semakin nyaman dan aman bagi para pengunjung.
➡️ Baca Juga: Aplikasi Viral untuk Mencari Lokasi Penting dalam Situasi Darurat Sehari-hari Pengguna
➡️ Baca Juga: Grab Nilai Pengangkatan Mitra Jadi Karyawan Tetap Tidak Cocok




