Ketahanan Warga Aceh Tamiang Bangkit Pasca Banjir Selama Ramadhan 2026

Banjir yang menerpa sejumlah daerah di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu masih meninggalkan dampak signifikan bagi masyarakat setempat. Ribuan rumah dilaporkan terpengaruh, sementara kehidupan sehari-hari warga terganggu akibat genangan air dan kerusakan infrastruktur di berbagai lokasi.
Di tengah upaya pemulihan ini, momen Ramadhan dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk memberikan dukungan kepada warga yang berjuang untuk bangkit. Selain bantuan pangan, perhatian juga diberikan pada aspek kesehatan, yang menjadi kebutuhan mendesak selama periode pemulihan pascabencana. Mari kita simak informasi lengkapnya!
Salah satu inisiatif yang muncul adalah gerakan sosial bertajuk “Perbaiki Imun Perkuat Iman”, yang diorganisir bekerja sama dengan Dompet Dhuafa. Program ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi berbagi bagi warga yang terdampak banjir, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.
Manager Dharma Dexa, Mateus Ramidi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang masih dalam proses pemulihan.
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk menghadirkan kepedulian yang dapat dirasakan oleh masyarakat di tengah masa pemulihan, sekaligus sebagai bentuk kolaborasi dengan berbagai pihak agar bantuan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Mateus dalam keterangannya.
Program ini menyalurkan bantuan kepada warga di Dusun Melati dan Kampung Durian, dua daerah yang terkena dampak banjir. Bantuan yang diberikan antara lain mencakup penyediaan dapur umum, makanan berbuka puasa, serta takjil bagi masyarakat yang menjalani Ramadan dalam kondisi pemulihan.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 dan disertai dengan kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan masyarakat setempat. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi warga untuk bersatu setelah menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Mustakim, M.Kes, Sp.DLP, yang turut mengawasi kegiatan ini, menyatakan bahwa kehadiran bantuan pangan dan dukungan kesehatan sangat berarti bagi masyarakat.
“Momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial. Dukungan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan warga,” ujarnya.
➡️ Baca Juga: Bukti Arkeologi Mengungkap Sejarah Masa Lalu
➡️ Baca Juga: Erika Carlina Protes Penjualan Rumah Rachel Vennya Tanpa Izin yang Jelas




