Donald Trump Mengumumkan Akhir Perang Melawan Iran Akan Segera Tercapai

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja mengumumkan bahwa perang melawan Iran akan segera memasuki fase akhir. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa konflik yang telah berlangsung selama 11 hari terakhir ini, yang telah menyebabkan kerusakan signifikan di Iran, merupakan sebuah operasi militer yang bersifat sementara.
Dalam wawancara yang diadakan di Doral, Florida, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan ke sekitar 5.000 target sejak dimulainya konflik pada 28 Februari, yang bertepatan dengan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Pernyataan presiden muncul di tengah situasi di Iran yang menunjukkan adanya dukungan dari kelompok garis keras kepada pemimpin tertinggi baru, Mojtaba Khamenei, yang merupakan putra dari pemimpin sebelumnya. Penunjukan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi dikonfirmasi pada 8 Maret, pada saat serangan dari Amerika Serikat dan Israel terus menargetkan fasilitas nuklir, daerah sipil, serta infrastruktur penting seperti kilang minyak dan pabrik desalinasi.
Meskipun Trump memberikan sinyal bahwa akhir konflik mungkin dalam pandangan, ia tetap memberikan peringatan kepada Iran. Ia menyatakan bahwa jika Iran terus menghalangi jalur pelayaran di Selat Hormuz, mereka akan menghadapi serangan yang lebih besar. Gangguan di jalur pelayaran tersebut telah menyebabkan kenaikan tajam harga minyak global, dengan harga minyak mentah Brent Crude sempat mencapai 119 dolar AS per barel.
“Saya tidak akan membiarkan rezim teroris memanfaatkan situasi ini untuk menyandera dunia dan menghalangi pasokan minyak global. Jika Iran melakukan tindakan tersebut, mereka akan menghadapi serangan yang jauh lebih berat,” ungkap Trump dalam pernyataannya yang dilansir pada 10 Maret.
Ia juga menjelaskan bahwa Amerika Serikat sedang berupaya untuk mengakhiri ancaman yang ada di Selat Hormuz dengan memberikan jaminan risiko politik kepada kapal tanker yang beroperasi di kawasan Teluk. Ada kemungkinan bahwa Amerika Serikat akan mendampingi kapal-kapal tersebut untuk memberikan perlindungan tambahan.
Selain itu, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel akan terus menargetkan persediaan drone dan rudal yang dimiliki oleh Iran.
“Sejak hari ini, kami telah mengidentifikasi semua lokasi di mana mereka memproduksi drone, dan lokasi-lokasi tersebut sedang diserang satu per satu,” ujarnya dengan tegas.
➡️ Baca Juga: Kunjungan Duta Besar untuk Memperkuat Hubungan Diplomatik
➡️ Baca Juga: Menghadapi Tantangan Hidup: Kisah Inspiratif




