Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

depo 10k depo 10k
berita

TNI Ungkap Jaringan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida dari Filipina ke Indonesia

Jakarta – TNI Angkatan Laut baru saja berhasil mengungkap jaringan penyelundupan yang melibatkan 1,4 ton sianida dari Filipina ke Indonesia, melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara.

Aksi penyelundupan yang mencolok ini berhasil diungkap oleh Tim Quick Response 8 Satuan Patroli Kodaeral VIII, bersama Satgas Intelmar Kerapu-8.26 dan Bea Cukai Kanwil Sulawesi Utara pada Rabu, 4 Maret 2026.

Wakil Komandan Kodaeral VIII, Laksamana Pertama TNI Tony Herdijanto, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang turun dari Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Labuhan Haji yang mengangkut penumpang dari Talaud menuju Bitung saat berlabuh di pelabuhan.

“Dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan truk ekspedisi berwarna hijau yang mencurigakan, dan saat diperiksa, kami menemukan muatan berisi bahan kimia berbahaya berupa sianida yang dikemas dalam 29 karung,” ungkap Tony dalam keterangannya pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Tony menambahkan bahwa temuan tersebut sangat mencurigakan, mengingat pengiriman bahan kimia berbahaya seperti sianida memerlukan penanganan serta pengangkutan yang sangat khusus untuk memastikan keselamatan.

Ia juga menekankan bahwa bahan kimia berbahaya seharusnya diangkut menggunakan kapal yang dirancang khusus, bukan kapal penumpang biasa.

“Selain itu, muatan tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen resmi yang diperlukan, sehingga dapat menimbulkan risiko besar bagi keselamatan pelayaran dan penumpang kapal,” tegasnya.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut terhadap 29 karung yang ditemukan, setiap karung memiliki berat sekitar 50 kilogram, sehingga total berat muatan mencapai sekitar 1.450 kilogram atau 1,4 ton.

“Berdasarkan informasi awal yang kami terima, barang ilegal ini diduga berasal dari Filipina dan masuk melalui Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, sebelum diselundupkan ke Bitung menggunakan truk ekspedisi yang menumpang kapal feri penumpang,” jelas Tony.

Sianida yang ditemukan akhirnya disita dan dibawa ke markas Kodaeral VIII untuk proses hukum selanjutnya.

Tony menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen yang kuat dari TNI Angkatan Laut untuk menjaga keamanan wilayah laut Indonesia dari berbagai aktivitas penyelundupan barang ilegal.

➡️ Baca Juga: Beasiswa UHW Perbanas D3/S1: Pendaftaran Online

➡️ Baca Juga: Australia Turunkan Pajak Bahan Bakar untuk Menanggulangi Kenaikan Harga BBM Akibat Konflik Timur Tengah

Related Articles

Back to top button