Jakarta – Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik yang terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Targetnya, layanan kepada masyarakat akan kembali normal 100 persen pada hari ini.
Darmawan menyampaikan rasa prihatin dan dukungan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Ia juga mengunjungi langsung wilayah Labuan Bajo, NTT, untuk memastikan bahwa semua jajaran PLN bekerja secara optimal dalam mendukung pemulihan sistem kelistrikan di daerah yang terdampak gempa tersebut.
“Kami mengerahkan tim lapangan secara maksimal untuk memastikan proses perbaikan berjalan dengan baik,” ungkap Darmawan dalam konferensi pers tentang Siaga Kelistrikan yang diadakan secara virtual di PLN UIP2B Jamali, Depok, Jawa Barat, pada Minggu dini hari, 16 Agustus 2026.
Meskipun Darmawan tidak memberikan rincian terkait jumlah personel yang dikerahkan, ia menegaskan bahwa semua personel PLN terlibat dalam perbaikan jaringan listrik yang mengalami gangguan akibat gempa. Fokus utama adalah pada keselamatan serta kecepatan dalam penanganan di lapangan.
Tim teknis PLN terus memperbaiki infrastruktur kelistrikan, terutama di daerah yang mengalami longsor akibat beberapa tiang listrik yang roboh. Penanganan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh untuk memastikan pemulihan yang efektif. PLN berupaya mengoptimalkan koordinasi di lapangan agar semua pekerjaan pemulihan dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat bisa segera mendapatkan pasokan listrik setelah bencana.
Pemulihan pasokan listrik juga berperan penting dalam menghidupkan kembali sistem telekomunikasi, karena banyak stasiun pemancar yang telah mendapatkan kembali suplai listrik dari jaringan PLN. Normalisasi pasokan listrik ini sangat mendukung kelancaran komunikasi masyarakat dan penanganan darurat selama proses pemulihan di berbagai wilayah terdampak di NTT.
Darmawan memastikan bahwa PLN akan terus memantau situasi di lapangan hingga semua jaringan dan pelanggan yang terdampak mendapatkan layanan listrik yang kembali normal secara penuh dan berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa sistem kelistrikan diperbaiki dengan cepat. Pembangkit yang sempat padam dinyalakan satu per satu, dan gardu induk yang juga mengalami pemadaman telah berhasil dihidupkan kembali. Dari total 11 gardu induk yang sempat mati, saat ini semuanya sudah berhasil beroperasi kembali.
➡️ Baca Juga: Golkar Harapkan Kadernya Aman di Tengah Munculnya Isu Reshuffle Kabinet
➡️ Baca Juga: Pemain Roblox Menghabiskan 10,25 Miliar Jam Setiap Bulan, Ini Faktanya
