Michael Learns To Rock Akan Mengisi Acara Sebagai Headliner Prambanan Jazz Festival 2026

Perayaan ke-12 Prambanan Jazz Festival semakin mendekat, dan antusiasme terus meningkat menjelang acara yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2026. Setelah mengumumkan kehadiran NIKI sebagai headliner untuk hari kedua, festival musik yang digelar di lokasi ikonik Candi Prambanan kini resmi mengonfirmasi penampilan salah satu band internasional ternama untuk membuka panggung pada hari pertama: Michael Learns To Rock.
Grup pop legendaris asal Denmark ini akan tampil pada tanggal 3 Juli 2026. Kehadiran mereka diharapkan dapat membawa kembali kenangan manis sambil memperkenalkan variasi musikal yang lebih kaya dalam perayaan bertema “Celebrate The Joy.” Mari kita simak lebih lanjut mengenai rencana menarik ini!
Penampilan Michael Learns To Rock menjadi salah satu langkah strategis Prambanan Jazz Festival dalam merayakan perjalanan lebih dari sepuluh tahun. Pada edisi sebelumnya, festival ini menghadirkan panggung Golden Memories yang fokus pada nostalgia dengan musisi-musisi veteran Indonesia. Namun, tahun ini, festival ini memperluas cakupan dengan menyertakan bintang internasional.
Kehadiran band yang terkenal dengan lagu-lagu cinta yang abadi ini juga memperkuat posisi Prambanan Jazz sebagai wadah yang menyatukan berbagai generasi. Festival ini tidak hanya menjadi tempat bagi penggemar musik untuk bernostalgia, tetapi juga berfungsi sebagai platform yang menghubungkan pendengar dari berbagai usia.
“Prambanan Jazz Festival tahun ini berusaha menciptakan harmoni baru dengan mengubah pelataran candi menjadi ruang tamu yang luas. Ini adalah tempat di mana tiga generasi dapat berkumpul, berbagi kebahagiaan, dan merayakan momen-momen indah bersama,” kata Anas Syahrul Alimi, CEO Prambanan Jazz Festival, dalam pernyataannya.
Memasuki tahun ke-12, Prambanan Jazz Festival berupaya menyajikan konsep yang lebih inklusif. Festival ini diibaratkan sebagai sebuah “ruang tamu” besar yang menyambut semua orang untuk datang dan merayakan musik tanpa batasan.
Di pelataran megah Candi Prambanan, diharapkan berbagai genre musik dan generasi dapat saling bertemu dalam satu ruang yang sama. Melalui konsep ini, Prambanan Jazz Festival ingin menegaskan bahwa musik adalah bahasa universal yang memiliki kekuatan untuk menyatukan kenangan masa lalu dengan semangat masa kini dalam satu harmoni yang penuh sukacita.
➡️ Baca Juga: Warga Buka Posko Swadaya untuk Korban Bencana
➡️ Baca Juga: Penemuan Arkeologi: Situs Purba di Sumatera




