Sembilan musisi dan kelompok musik ternama akan memeriahkan konser jazz yang digelar di Park Hyatt Jakarta, Jakarta Pusat, pada tanggal 5 September 2026. Acara ini merupakan penyelenggaraan kedua dari Jazzscape, yang mengusung format pertunjukan intim guna memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi penonton.
Di antara para bintang yang akan tampil adalah Barry Likumahuwa, Indra Aziz, Nikita Dompas DJ, Gracy Tamangendar, Dimas Pradipta, David Manuhuttu, Tommy Pratomo, Kevin Yosua Trio, dan Tomorrow People Ensemble. Setiap musisi membawa keunikan masing-masing, menjadikan konser ini semakin menarik dan beragam.
Barry Likumahuwa, yang juga menjabat sebagai Music Director Jazzscape, telah mengkurasi para penampil berdasarkan karakter musikal yang beragam. Ia percaya bahwa perbedaan tersebut akan menciptakan satu kesatuan dalam alur pertunjukan, membuat pengalaman musik menjadi lebih kaya dan mengesankan.
“Dalam dunia jazz, esensi bukan hanya terletak pada siapa yang tampil, melainkan bagaimana energi antar musisi saling berinteraksi. Untuk Jazzscape kali ini, saya memilih musisi dengan karakter yang berbeda-beda agar setiap penampilan mempunyai nuansa tersendiri, tetapi tetap mengalir dalam satu perjalanan musik yang harmonis,” ungkap Barry dalam keterangan resmi pada 30 Agustus 2026.
Konser kali ini akan disajikan dalam format yang lebih intim dengan jumlah penonton yang terbatas. Barry mengungkapkan bahwa format ini memungkinkan terjadinya interaksi yang lebih dekat antara para musisi dan penonton, sehingga menciptakan suasana yang lebih akrab selama pertunjukan.
“Ketika jarak antara panggung dan penonton berkurang, musik tidak hanya sekadar ditampilkan, tetapi menjadi sebuah percakapan. Penonton dapat merasakan setiap detail, respons, bahkan kejutan-kejutan kecil yang hanya muncul dalam pertunjukan langsung,” tambahnya.
Sari Pramono, pendiri Jazzscape, menyatakan bahwa penyelenggaraan kedua ini merupakan bagian dari perjalanan awal Jazzscape sebagai platform pertunjukan musik yang berkualitas.
“Kami bangga dapat menyelenggarakan edisi kedua ini, sekaligus menandai chapter pertama dalam perjalanan Jazzscape. Kami berkomitmen untuk tumbuh dengan langkah yang terencana, kurasi yang solid, dan identitas yang tulus—hingga kelak Jazzscape menjadi platform musik yang berkelanjutan,” jelas Sari.
Sari menegaskan bahwa Jazzscape dirancang sebagai ruang yang mempertemukan musisi dan penonton melalui pertunjukan musik yang berkualitas. Konsep ini diusung kembali dalam penyelenggaraan tahun ini, dengan fokus pada format pertunjukan yang lebih dekat dengan penonton agar pengalaman menonton menjadi lebih personal.
Gelaran Jazzscape sebelumnya merupakan acara perdana yang sukses, dan pada edisi kedua ini, sembilan musisi bersama kelompok musik yang memiliki karakter unik akan kembali bersatu dalam satu panggung, menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penikmat jazz di Jakarta.
➡️ Baca Juga: Kasus Korupsi di Sektor Kesehatan Terungkap
➡️ Baca Juga: Redmi Note 14 Series Tampil Glamor dengan Sand Gold, Harga Turun hingga Rp 400 Ribu
