Perjalanan Buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ Mengguncang Dunia dari London ke Jepang

Perjalanan buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ terus mencetak sejarah penting di berbagai penjuru dunia. Setelah diperkenalkan di London dan dibahas dalam forum World Economic Forum di Davos, buku ini telah menjangkau berbagai lokasi, mulai dari Washington hingga Jeddah. Kini, karya tersebut resmi hadir di Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, menandai langkah baru dalam diplomasi budaya Indonesia.

Kehadiran buku yang berjudul lengkap Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program di Kedutaan Besar Jepang menandakan bahwa pengaruh diplomasi budaya Indonesia semakin meluas di kawasan Asia Timur. Ini adalah bukti nyata dari komitmen Indonesia dalam memperkenalkan budaya dan kulinernya ke dunia internasional.

Buku ini disampaikan secara langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dalam acara Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh Ikatan Sakura Indonesia (ISI) dan Charge d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Jepang di Jakarta pada Rabu, 4 Maret 2021. Acara ini menjadi momen yang penting untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Jepang.

Acara penyerahan buku tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kerjasama bilateral Indonesia-Jepang, terutama dalam konteks reformasi kepolisian melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Sejak era reformasi, JICA telah berperan dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme Polri, serta dalam memperkuat pendekatan kepolisian yang berbasis masyarakat.

Jejak global ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ terus meluas, mencerminkan komitmen Indonesia dalam menyampaikan narasi kebijakan melalui pendekatan budaya yang unik. Buku ini tidak hanya sekadar sebuah karya, melainkan juga simbol dari upaya diplomasi yang lebih besar.

Di London, buku ini diserahkan kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, sebagai simbol penguatan diplomasi kultural di benua Eropa. Momen ini menunjukkan bahwa budaya Indonesia mendapat perhatian dan apresiasi yang semakin besar di luar negeri.

Di forum World Economic Forum yang berlangsung di Davos, buku ini hadir sebagai representasi dari pendekatan unik Indonesia yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang komunikatif. Ini adalah langkah yang signifikan dalam memperkenalkan Indonesia di pentas dunia.

Saat berkunjung ke Washington, buku ini menjadi bagian integral dari rangkaian kegiatan diplomasi dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. Penyampaian buku ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjalin hubungan baik dengan negara-negara lain.

Di Jeddah, penyerahan buku ini kepada perwakilan RI juga berfungsi untuk memperkuat posisi diplomasi Indonesia di Timur Tengah. Ini adalah langkah strategis dalam memperkenalkan budaya dan kuliner Indonesia ke negara-negara yang memiliki hubungan historis dengan Indonesia.

Kini, buku ini telah resmi menjadi bagian dari jejaring diplomasi Indonesia di Kedutaan Besar Jepang. Setiap lokasi yang dikunjungi bukan hanya sekadar seremoni, melainkan merupakan kesempatan untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat internasional.

Melalui setiap persinggahan, Indonesia menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia, ketahanan pangan, dan penguatan identitas budaya dapat berjalan seiring. Ini adalah pesan yang mendalam dan relevan dalam konteks global saat ini.

Buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ ditulis oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Dirgayuza Setiawan, yang menjabat sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan. Karya ini mencerminkan kolaborasi antara pihak kepolisian dan pemerintah dalam menyampaikan visi dan misi yang lebih luas.

➡️ Baca Juga: Festival Musik Tradisional di Jawa Tengah

➡️ Baca Juga: Beasiswa UHW Perbanas D3/S1: Pendaftaran Online

Exit mobile version