Iran Siap Menghadapi Ancaman Militer Sambil Melanjutkan Negosiasi dengan AS

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran tetap dalam keadaan siaga penuh meskipun tengah berlangsung proses negosiasi dengan Amerika Serikat (AS).

Negosiasi antara Washington dan Teheran untuk menyelesaikan ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut hingga saat ini.

“Kami tidak memiliki kepercayaan terhadap musuh. Bahkan pada saat ini, ketika kami berada di sini, potensi untuk terjadinya perang tetap ada. Angkatan bersenjata kami selalu siap untuk bertindak di lapangan,” ujar Ghalibaf, seperti yang dilaporkan oleh Press TV, pada hari Senin, 20 April 2026.

Dalam laporan tersebut, Ghalibaf juga menegaskan bahwa proses negosiasi yang sedang berlangsung tidak seharusnya menimbulkan kelalaian dalam hal keamanan nasional.

“Kami tidak beranggapan bahwa karena kami terlibat dalam pembicaraan, maka kesiapan angkatan bersenjata kami menjadi berkurang. Sebaliknya, baik masyarakat sipil maupun angkatan bersenjata kami tetap berada dalam keadaan siap,” tambahnya.

Sebelumnya, Geo TV dari Pakistan melaporkan bahwa putaran kedua dialog antara AS dan Iran direncanakan akan berlangsung di Islamabad, kemungkinan besar di akhir pekan mendatang.

Sebagaimana telah diberitakan, pada 28 Februari yang lalu, AS dan Israel meluncurkan serangan terhadap target di Iran yang mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa. Selanjutnya, pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu.

Meski dialog di Islamabad berakhir tanpa mencapai kesepakatan, tidak ada pengumuman resmi mengenai dimulainya kembali aksi permusuhan. Namun, AS telah memulai blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Kondisi ini mendorong para mediator untuk berupaya mengatur putaran baru dalam pembicaraan tersebut.

➡️ Baca Juga: Desa BRILiaN Tompobulu Tampilkan Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

➡️ Baca Juga: Rekomendasi PC Rakitan Terbaik untuk Meningkatkan Kerja dan Produktivitas Jangka Panjang

Exit mobile version