Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini terdaftar seharga Rp 2.988.000 per gram. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar Rp 4.000 per gram dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya.
Berdasarkan informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam pada Selasa, 17 Maret 2026, harga untuk pembelian kembali atau buyback emas telah ditetapkan menjadi Rp 2.740.000 per gram. Perlu dicatat bahwa harga emas Antam dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu sesuai dengan fluktuasi di pasar.
Untuk kategori ukuran, harga emas Antam bervariasi. Emas dengan berat lima gram dijual seharga Rp 14.715.000, sementara untuk sepuluh gram dibanderol Rp 29.375.000. Harga emas pada ukuran 25 gram mencapai Rp 73.312.500, dan untuk 50 gram, harganya adalah Rp 146.545.000. Emas seberat 100 gram dijual dengan harga Rp 293.012.500, sedangkan untuk ukuran 250 gram, harganya mencapai Rp 732.265.000 dan emas seberat 500 gram seharga Rp 1.464.320.000.
Untuk emas dengan ukuran terkecil dan terbesar yang ditawarkan oleh Antam hari ini, harga untuk 0,5 gram adalah Rp 1.464.000, sementara untuk 1.000 gram, harganya mencapai Rp 2.938.600.000.
Penting untuk dicatat bahwa harga penjualan emas batangan Antam tersebut belum termasuk pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan akan dikenakan pemotongan pajak.
Jika Anda berencana untuk menjual kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pemotongan PPh 22 atas transaksi buyback ini akan dilakukan langsung dari total nilai yang diterima.
Dari sisi harga emas global, pada perdagangan pagi ini, harga emas menunjukkan tren positif. Para investor tampak berada dalam posisi netral, mempertimbangkan dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh konflik di Timur Tengah serta serangkaian keputusan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh bank sentral AS dalam waktu dekat.
Menurut laporan dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internasional mengalami peningkatan sebesar 0,1 persen menjadi US$ 5.007,61 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka AS untuk pengiriman bulan April mengalami kenaikan sebesar 0,2 persen, menjadi US$ 5.011,70 per ons.
Keberadaan harga emas yang stabil di pasar global dapat memberikan dampak signifikan terhadap harga emas lokal, termasuk harga yang ditawarkan oleh Antam. Para pelaku pasar seringkali memantau pergerakan harga internasional sebagai acuan dalam menentukan harga jual dan beli emas.
Dengan demikian, setiap perubahan kecil dalam harga emas di pasar internasional dapat berpengaruh langsung pada harga emas Antam di dalam negeri. Oleh karena itu, penting bagi investor dan kolektor emas untuk selalu mengikuti perkembangan harga baik di pasar lokal maupun global.
Dalam situasi ini, para investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas, baik dari sisi permintaan maupun penawaran, akan sangat membantu dalam merumuskan strategi investasi yang tepat.
Meskipun harga emas mengalami penurunan hari ini, potensi jangka panjang untuk investasi logam mulia ini tetap kuat. Emas telah lama dianggap sebagai aset yang aman, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi harga, termasuk perubahan kebijakan moneter dan situasi geopolitik, investor harus bersiap untuk menyesuaikan strategi mereka sesuai dengan kondisi pasar yang terus berubah.
Dengan informasi yang tepat dan pemantauan yang cermat, investor dapat memanfaatkan fluktuasi harga emas untuk keuntungan mereka. Selalu penting untuk tetap terinformasi dan memahami dinamika pasar yang dapat memengaruhi nilai investasi mereka di logam mulia ini.
➡️ Baca Juga: Memahami Kesehatan Jantung: Tips untuk Hidup Sehat
➡️ Baca Juga: IHSG Turun 224 Poin di Penutupan Hari Ini, Semua Sektor Alami Penurunan di Tengah Ketegangan Iran-AS
