Emil Audero Setelah Juara FIFA ASEAN Cup, Fokus Lolos ke Piala Dunia 2026

Penjaga gawang Rayo Vallecano, Emil Audero, telah menetapkan ambisi yang tinggi setelah berhasil membawa Tim Nasional Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Kini, fokusnya beralih untuk membantu tim melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.

Dalam sebuah wawancara dengan media Italia, Gianluca Di Marzio, kiper berusia 29 tahun ini menyatakan bahwa keberhasilan menjuarai Piala ASEAN merupakan salah satu target yang ia impikan sejak resmi bergabung dengan timnas Indonesia pada Maret 2025.

“Salah satu tujuan awal saya adalah meraih trofi bersama tim nasional, dan kami berhasil mewujudkannya,” ungkap Audero yang dikutip pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Meskipun euforia di kalangan pendukung sepak bola Indonesia meningkat pesat setelah pencapaian tersebut, Audero menekankan bahwa ia tidak ingin terjebak dalam kepuasan sesaat.

Sebagai mantan penjaga gawang Inter Milan dan Juventus, Audero kini mengalihkan perhatiannya ke kompetisi yang lebih bergengsi, yakni Piala Asia, sambil tetap mengejar impian untuk tampil di pentas tertinggi sepak bola dunia.

“Target kami selanjutnya adalah melaju sejauh mungkin di Piala Asia. Namun, mimpi terbesar saya adalah lolos ke Piala Dunia. Bermain di Piala Dunia bersama Indonesia adalah pengalaman yang sangat istimewa,” tegas pemain kelahiran Mataram ini.

Sebelumnya, Emil Audero mendapatkan penghormatan khusus dari Rayo Vallecano atas keberhasilannya membawa Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Rekan-rekan setimnya di Rayo Vallecano memberikan guard of honour kepada Emil menjelang pertandingan melawan Athletic Bilbao di Estadio de Vallecas, Madrid, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Saat memasuki lapangan, Emil disambut tepuk tangan meriah dari rekan-rekan setimnya. Ia juga menerima jersey spesial yang bertuliskan Campeon ASEAN Cup 2026 sebagai penghargaan atas prestasinya bersama Tim Merah Putih.

Indonesia berhasil meraih gelar juara setelah melalui pertandingan final yang sangat ketat melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Indonesia kemudian keluar sebagai pemenang setelah mengamankan kemenangan 4-2 melalui adu penalti.

Salah satu momen penting yang ditunjukkan Emil adalah saat ia berhasil menggagalkan eksekusi penalti Nattapong Sayriya, yang menjadi bagian krusial dalam kemenangan Indonesia dengan skor 4-2, sekaligus mengakhiri penantian gelar selama 35 tahun.

➡️ Baca Juga: Manfaat Latihan Ketahanan Otot untuk Meningkatkan Performa Pendaki Gunung

➡️ Baca Juga: 5 Aplikasi AI Untuk Memantau Uang Belanja Bulanan dan Mengelola Pengeluaran Anda

Exit mobile version