Dukung Blokade Selat Hormuz, Netanyahu: Iran Langgar Aturan Internasional

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan dukungannya terhadap keputusan Presiden Donald Trump yang memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk melakukan blokade di Selat Hormuz. Netanyahu menekankan bahwa pemerintah Israel telah berkoordinasi secara penuh dengan Washington mengenai langkah ini.

“Dengan jelas, Iran telah melanggar aturan yang disepakati dalam perundingan perdamaian di Pakistan. Oleh karena itu, Presiden Trump memutuskan untuk menerapkan blokade angkatan laut. Kami mendukung langkah tegas ini dan terus menjalin koordinasi dengan Amerika Serikat,” ujar Netanyahu dalam sebuah video resmi yang dilansir dari Korean Herald pada Senin, 13 April 2026.

Sebelumnya, Trump mengungkapkan bahwa militer AS berada dalam posisi siap untuk mengatasi ancaman dari Iran pada waktu yang dianggap tepat. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial Truth miliknya pada Minggu waktu setempat.

“Pada suatu masa, kita akan mencapai situasi di mana semua pihak dapat dengan bebas masuk dan keluar dari wilayah tersebut. Namun, Iran belum membiarkan hal itu terjadi,” tulis Trump yang dikutip dari Anadolu Agency pada Senin, 13 April 2026.

Ia menambahkan bahwa Angkatan Laut AS akan mulai memblokade setiap kapal yang mencoba memasuki atau meninggalkan Selat Hormuz.

“Saya juga telah memerintahkan Angkatan Laut kami untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar pungutan kepada Iran. Tidak ada pihak yang terlibat dalam pembayaran ilegal yang akan mendapatkan jalur aman di laut lepas,” lanjut Trump.

Dalam unggahan kedua, Trump juga menyoroti mengenai program nuklir Iran. Ia menyatakan bahwa Iran tidak bersedia melepaskan ambisi nuklirnya, yang menjadi salah satu penyebab kegagalan dalam mencapai kesepakatan selama perundingan.

“Dalam banyak aspek, kesepakatan yang telah dibahas sebenarnya lebih baik daripada melanjutkan operasi militer hingga selesai. Namun, semua itu tidak ada artinya dibandingkan dengan risiko yang ditimbulkan jika kekuatan nuklir jatuh ke tangan pihak yang sangat tidak stabil, sulit diprediksi, dan tidak dapat diandalkan,” ungkap Trump.

Trump juga menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki akses terhadap senjata nuklir.

“IRAN TIDAK AKAN PERNAH MEMILIKI SENJATA NUKLIR!,” tegasnya dalam sebuah pernyataan.

➡️ Baca Juga: Panduan Praktis untuk Menjadi Spesialis Keamanan Data Pribadi bagi Klien Individu Online

➡️ Baca Juga: Lindungi Diri Anda dengan Pentingnya Proteksi saat Mudik Lebaran yang Harus Diketahui

Exit mobile version