Dodhy Ingatkan Eks Kangen Band untuk Tidak Menyanyikan Lagu Ciptaannya Setelah Bubar

Dodhy, gitaris sekaligus salah satu pendiri grup musik Kangen Band, baru-baru ini mengungkapkan berita mengejutkan tentang pembubaran grup tersebut. Dalam pernyataan yang disampaikannya, Dodhy juga menegaskan kepada mantan personel Kangen Band untuk tidak membawakan lagu-lagu yang merupakan hasil karyanya setelah bubarnya grup ini.

Pernyataan penting ini disampaikan Dodhy melalui akun Instagram pribadinya pada hari Sabtu, 12 September 2026. Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa keputusan untuk membubarkan Kangen Band diambil karena adanya masalah internal yang selama ini mengganggu, yang ia sebut telah menimbulkan rasa sakit yang mendalam.

“Bismillah, dengan penuh kesadaran saya mengumumkan bahwa Kangen Band telah bubar akibat adanya kezoliman di dalamnya,” tulis Dodhy yang dikutip pada Minggu, 13 September 2026.

Unggahan ini langsung menarik perhatian publik, mengingat Kangen Band merupakan salah satu grup musik dengan basis penggemar yang sangat besar di Indonesia. Dodhy menjelaskan bahwa ia memiliki peran yang krusial dalam perjalanan pembentukan grup musik ini.

“Saya, sebagai owner dan founder Kangen Band, telah menahan rasa sakit ini dalam waktu yang cukup lama,” tambahnya.

Selain mengumumkan bahwa Kangen Band telah bubar, Dodhy juga menyampaikan pesan tegas kepada mantan anggota grup tersebut. Peringatan ini juga ditujukan kepada pihak event organizer (EO) yang berencana menggelar acara dengan menghadirkan mantan anggota Kangen Band.

“Untuk para personel yang terlibat dan para EO,” tulis Dodhy dalam pesan tersebut.

Dalam bagian lain dari unggahannya, Dodhy secara jelas melarang mantan personel Kangen Band untuk menyanyikan lagu-lagu yang ia ciptakan. Pernyataan ini menjadi sorotan karena menyangkut lagu-lagu yang selama ini sangat dikenal oleh publik.

“Dilarang keras bagi mantan anggota Kangen Band untuk membawakan lagu-lagu ciptaan saya,” tegasnya.

Meskipun menyebut adanya “kezoliman” dalam tubuh Kangen Band, Dodhy tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai masalah yang dimaksud. Ia juga belum menjelaskan siapa yang dianggap melakukan tindakan tersebut atau bagaimana konflik internal ini bisa terjadi.

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” tutup Dodhy dengan pernyataan tersebut.

➡️ Baca Juga: Kylian Mbappe Bersinar, Analisis Pertandingan Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

➡️ Baca Juga: Seni dan Budaya: Menghargai Warisan Lokal

Exit mobile version